5 Ciri-ciri Gejala Penyakit Diabetes pada Anak-anak dan Cara Mendeteksinya

12/18/20241 min read

orange and white plastic bottle on brown wooden table
orange and white plastic bottle on brown wooden table

Pengenalan

Penyakit diabetes bukan lagi hal yang asing, terutama di kalangan anak-anak. Sebagai orang tua, memahami tanda-tanda awal dari penyakit ini adalah langkah penting untuk menghindari komplikasi di kemudian hari. Dalam tulisan ini, kita akan membahas lima ciri-ciri gejala penyakit diabetes pada anak-anak dan bagaimana mendeteksinya tanpa perlu pemeriksaan darah.

Ciri-ciri Gejala Diabetes pada Anak-anak

1. Sering Haus dan Sering Buang Air Kecil
Jika anak Anda terus-menerus merasa haus dan sering ke toilet, ini bisa menjadi salah satu tanda diabetes. Kondisi ini disebabkan oleh gula darah yang tinggi mengakibatkan dehidrasi, sehingga anak merasa lebih haus dari biasanya.

2. Penurunan Berat Badan yang Drastis
Walau anak tetap makan dengan baik, penurunan berat badan yang tidak dijelaskan bisa menjadi tanda bahaya. Diabetes dapat menyebabkan tubuh tidak mampu memanfaatkan glukosa secara efektif, sehingga cadangan lemak digunakan sebagai sumber energi.

3. Kelelahan Berlebih
Ketika tubuh tidak dapat menggunakan glukosa dengan baik, anak mungkin merasa cepat lelah dan lesu. Kelelahan berlebih ini menjadi salah satu ciri-ciri yang patut diwaspadai.

4. Penglihatan Kabur
Fluktuasi kadar gula dalam darah juga dapat mempengaruhi penglihatan. Anak mungkin mulai mengeluh melihat kabur atau sulit fokus, yang dapat menjadi indikasi diabetes.

5. Infeksi yang Sering Terjadi
Anak yang menderita diabetes cenderung lebih rentan terhadap infeksi, seperti infeksi saluran kemih. Jika ada kejadian infeksi yang sering terjadi, jangan sepelekan.

Cara Mendeteksi Diabetes Tanpa Pemeriksaan Darah

Deteksi dini sangat penting, dan Anda dapat melakukan beberapa langkah sederhana di rumah. Pertama, amati kebiasaan dan perilaku anak. Apakah ada perubahan signifikan? Selain itu, Anda bisa mencoba pengukuran kadar gula darah menggunakan alat test kit sederhana. Kit ini tersedia di berbagai apotek dan dapat memberikan informasi awal mengenai kesehatan anak.

Pencegahan Dini agar Tidak Perlu Cuci Darah

Setelah mendeteksi gejala-gejala tersebut, langkah selanjutnya adalah pencegahan. Berikan pola makan yang sehat dengan banyak sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian. Selain itu, dorong anak untuk aktif bergerak, baik melalui permainan atau olahraga. Memastikan bahwa berat badan anak tetap dalam batas yang sehat juga sangat penting untuk mencegah diabetes.

Monitoring kesehatan dan rajin memeriksakan anak ke dokter adalah langkah terakhir untuk menjaga kesehatan anak. Dengan memahami ciri-ciri dan menerapkan langkah pencegahan, Anda dapat membantu anak terhindar dari risiko diabetes dan komplikasi yang lebih serius.